Alat Dapur Murah Ini Tajamkan Pisau Lebih Baik dari Alat Mahal

Lupakan alat pengasah mahal! Ternyata, batang keramik sederhana bisa menajamkan pisau dapur lebih efektif tanpa merusak mata pisaunya.
Alat Dapur Murah Ini Tajamkan Pisau Lebih Baik dari Alat Mahal
Alat Dapur Murah

Kita semua pernah mengalaminya—berjuang memotong tomat dengan pisau tumpul yang lebih mirip sendok basah daripada alat tajam. Padahal katanya, pisau tajam itu lebih aman dibanding yang tumpul. Tapi kenyataannya, banyak dari kita terlalu malas (atau takut) untuk mengasah pisau sendiri.

Kalau kamu langsung googling cara menajamkan pisau, kamu pasti disuguhi berbagai pilihan mahal: batu asah Jepang, mesin pengasah elektrik, bahkan alat yang harganya bisa lebih mahal dari pemanggang BBQ. Tapi sebenarnya, kamu gak butuh semua itu.

Rahasia Ada di Alat Murah: Batang Keramik

Yup, jawabannya adalah batang keramik alias ceramic honing rod. Bukan baja, bukan juga yang berlapis berlian—cukup keramik biasa yang bisa kamu beli di bawah Rp 200 ribuan. Jangan remehkan bentuknya yang sederhana, karena alat ini bisa bikin pisau kamu kembali tajam dalam hitungan menit.

Kenapa Keramik Lebih Baik dari Logam?

Batang logam tradisional cuma “meluruskan” tepi pisau yang melengkung atau bengkok. Ibarat kamu merapikan benang kusut pakai jari, bukan sisir. Pisau jadi terlihat lebih rapi, tapi sebenarnya nggak tajam-tajam amat.

Sebaliknya, batang keramik bekerja dengan cara mengikis ketidaksempurnaan mikroskopis di mata pisau. Dengan sentuhan lembut tapi konsisten, batang ini membentuk ulang ujung tajam pisau tanpa mengikis terlalu banyak logam seperti alat asah listrik.

Cara Pakai Batang Keramik Kayak Profesional

Tidak perlu jadi master chef untuk bisa pakai alat ini. Ikuti langkah berikut:

  • Pegang batang keramik secara vertikal, ujungnya menyentuh handuk yang dilipat di atas meja untuk kestabilan.
  • Posisikan pisau dengan sudut sekitar 15 derajat terhadap batang—kira-kira setengah antara lurus dan mendatar.
  • Tarik pisau ke bawah dan ke arah batang secara melengkung, satu sisi dulu.
  • Ulangi 5–10 kali per sisi. Gerakan pelan, halus, dan konsisten adalah kuncinya.
  • Uji ketajaman dengan memotong selembar kertas. Harusnya bisa langsung meluncur tanpa seret.

Lakukan ini seminggu sekali jika kamu cukup sering menggunakan pisau. Ini cukup untuk menjaga ketajaman tanpa menggerus logam terlalu banyak seperti alat asah agresif lainnya.

Hack Bonus: Gunakan Bagian Bawah Piring!

Lagi nggak punya batang keramik? Coba trik darurat satu ini: balik piring keramik kamu dan cari bagian pinggir yang kasar. Gosok pisau secara perlahan di area itu seperti kamu menggunakan batang keramik. Hasilnya? Lumayan banget untuk menyelesaikan sesi masak tanpa frustrasi.

Memang ini bukan solusi permanen, tapi cukup oke kalau kamu lagi kepepet dan nggak punya alat lain.

Saya pribadi pernah ngalamin ini waktu nginap di rumah teman dan pisaunya tumpul banget. Cuma modal piring keramik, akhirnya saya bisa motong bawang tanpa drama.

Punya Trik Asah Pisau Sendiri?

Kamu pernah coba batang keramik atau bagian bawah piring buat tajamin pisau? Atau punya trik andalan lainnya di dapur? Yuk, bagikan pengalaman kamu di kolom komentar. Siapa tahu bisa bantu sesama pejuang dapur menaklukkan tomat licin tanpa luka!